Perbedaan Obat Kuat dan Obat Disfungsi Ereksi

Diposting pada
Obat kuat dan Obat disfungsi ereksi, di mana letak perbedaannya? Cari tahu apa fungsi dan kemampuannya agar tak salah memilih produk!

Khalayak awam tak pernah membedakan mana obat kuat dan mana pula obat disfungsi ereksi. Dua-duanya dianggap satu kesatuan karena memiliki manfaat serupa. Pemikiran itu ada benarnya, tapi penelaahan lebih lanjut menunjukkan batas beda yang tegas yang memisahkannya.

Perbedaan Obat Kuat dan Obat Disfungsi Ereksi

Apabila kita mau sedikit mencermati, ternyata ada produk dengan dualisme fungsi. Ia bisa jadi obat kuat sekaligus obat disfungsi ereksi. Ibarat kata, sekali mengayuh dayung, dua pulau terlampaui, cukup unik memang. Bila ingin tahu, daftar produknya telah kami sertakan bagian bawah.

Beda Obat Kuat dan Obat Disfungsi Ereksi

Perbedaan utama keduanya terletak pada tujuan pemanfaatan atau fungsinya. Obat kuat sejatinya hanya bertujuan memulihkan kebugaran tubuh lelah atau melipatgandakan tenaga saat dibutuhkan.

Sedangkan, obat disfungsi ereksi secara spesifik bertujuan membantu masalah kesehatan pria terkait fungsi ereksi alat vitalnya. Masalah medis dimaksud dapat berupa gangguan impotensi maupun lemah syahwat.

Produk minuman energi ataupun suplemen kebugaran yang mudah ditemukan di warung dekat rumah sesungguhnya bisa dikategorikan “obat kuat”, karena khasiatnya sekadar pendongkrak stamina fisik. Apalagi, mereka jelas-jelas bukan obat disfungsi ereksi.

Obat Stamina Tahan Lama Seks

Akan tetapi, jamu kuat justru mengalami pergeseran makna bila sudah masuk ranah seks. Walau sama-sama penunjang tenaga, namun tenaga yang dimaksud sedikit berbeda di sini.

Obat kuat seks berfungsi mendongkrak tenaga “bertarung” tanpa lelah serta penunda ejakulasi. Bahan perangsang gairah wajib disematkan demi memancing dan mempercepat hadirnya ereksi.

Bila dirunut ada tiga elemen “tenaga seks” tercakup di sana, (1) ereksi keras, (2) daya tahan fisik, dan (3) tahan lama sex. Elemen ini seolah merupakan syarat paten agar suatu produk bisa di kategorikan obat / jamu kuat.

Baca paparan mendalam tentang obat tahan lama seks dalam tulisan Pengertian Pil Kuat herbal

Mungkin bagi sebagian orang ketiga elemen tadi terdengar tak asing lagi. Alasannya, rangkaian kata-kata itu sendiri seolah telah menjadi ejaan baku bahasa penjualan, yang lantang disuarakan para pedagang obat dimanapun berada.

Salah Pengertian Tentang Obat Pil Kuat & Disfungsi Ereksi

Perbedaan fungsi kedua jenis obat belakangan kian mengabur dan kehilangan identitasnya. Mengapa demikian? Karena kini banyak obat Lemah Syahwat yang dinyatakan juga berkhasiat menunjang 2 elemen terakhir “tenaga seks” meski tanpa fungsi perangsang.

Kita ambil contoh Viagra atau Levitra yang sejatinya diresepkan dokter untuk disfungsi ereksi. Para penggunanya justru melaporkan adanya peningkatan daya tahan fisik dan penundaan ejakulasi selama pemakaian.

Dilain pihak, anomali ini terang benderang dipertontonkan hampir semua pedagang jamu kuat tahan lama di pasar Indonesia. Jika semula barang yang dijual hanya bertugas memenuhi ketiga elemen “tenaga seks” di atas, belakangan beberapa diantaranya —atau malah semua— juga diiklankan mampu mengatasi impotensi dan lemah syahwat!

Transformasi nan luar biasa! Batch update atau malah barang jadi-jadian? Berhati-hatilah!

Untuk selanjutnya penyebutan kata “obat kuat” tak bisa langsung diasumsikan juga bermaksud sebagai obat disfungsi ereksi. Kita tetap harus melihat detail manfaat tiap produk untuk memastikannya.

Sebagai basis panduan, pada halaman selanjutnya disertakan daftar beberapa merek suplemen vitalitas populer di Indonesia. Daftar secara gamblang menunjukkan perbedaan khasiat antar brand.

Daftar Produk Obat Kuat dan Obat Disfungsi Ereksi

Tabel di bawah berupaya menyajikan perbedaan fungsi antar produk. Apakah ia merupakan penambah tenaga dan penunda ejakulasi (obat kuat), hanya menangani disfungsi ereksi (obat ED), atau bahkan keduanya sekaligus.
Perlu diketahui, kebanyakan obat disfungsi ereksi tidak dirancang untuk menyembuhkan disfungsi ereksi. Karena kesembuhan totalnya sangat bergantung bagaimana penanganan penyebab disfungsi ereksi itu sendiri.

Merek Obat Kuat Obat Disfungsi Ereksi
Hendel Forex Ya Ya
Hammer of Thor Ya Ya
Titan Gel Ya Tidak
Testo Ultra Tidak Ya
Supremasi Ya Ya
Viagra Ya Ya
Cialis Tidak Ya
Levitra Ya Ya
Ericfil Tidak Ya
Procomil Spray Ya Tidak
Maxman Capsule Ya Tidak
Maximum Powerfull Ya Tidak
Nangen Zengzhangsu Ya Ya
Vimax Izon Ya Ya
VigRX Plus Ya Ya
KLG Ya Tidak
V6 Tian Ya Tidak
Vmenplus Ya Ya
Purwoceng Ya Tidak
Gagah Perkasa (GASA) Ya Tidak
Foredi Gel Ya Tidak
Hajar Jahanam Ya Tidak
Pasak Bumi Ya Tidak
African Black Ant Ya Tidak
Gambar Gravatar
Lulus sebagai Dokter Umum pada tahun 2002 dari Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta. Dan menjadi Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin pada tahun 2009 dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar. Saat ini dr. Savira berpraktik di RS. Elisabeth Semarang dengan spesialisasi kulit dan kelamin. dr Savira juga menjadi Medical Editor di extrapembesarpenis.com dan aktif menjadi pembicara pada even-even kesehatan khususnya kecantikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *